KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales

KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales
link : KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales

Baca juga


KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales

  Akan bertambah hingga 105 unit secara berkala hingga 2028 Ranpur Amfibi terbaru 12 AAV7-M35 batch 1 telah berganti warna, sesuai warna kamuflase terbaru marinir  (Tribunnews)

Menteri Pertahanan (Menhan) RI memimpin penyerahan 12 unit kendaraan tempur amfibi (assault amphibious vehicle/AAV)7 M-35 ke Pasukan Marinir (Pasmar) 1 di Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

AAV tersebut tiba dari Amerika Serikat (AS) dan menjalani proses pembongkaran di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (22/09/2026).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menjelaskan, AAV7 tersebut dibeli dari US Marine Corps melalui skema foreign military sales (FMS). Dengan begitu, Marinir mendapatkan harga diskon atas ranpur tersebut. Terkait alokasi anggaran, ia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.

"Jadi ini merupakan foreign military sales dari Amerika. Kita diberi harga khusus karena kita dekat dengan Marinir Amerika Serikat. Hubungan dengan Marinir Indonesia sangat baik," kata Ali di lapangan Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ali menjelaskan, ranpur tersebut jauh lebih modern daripada LVT-7A1 produksi Korea Selatan (Korsel) yang sudah dimiliki Marinir sejak Desember 2009. Keunggulan AAV7, sambung dia, bisa menampung 21 prajurit plus tiga awak kendaraan yang terdiri dari pengendara, pemberi komando dan pemegang senjata.

"Kendaraan ini juga mampu melewati perairan atau laut dengan sea state 5. Jadi makanya diberi nama M35 ya," kata Ali.

Dia menjelaskan, saat ini Korps Marinir TNI AL baru kedatangan 12 unit dari total 35 AAVyang sudah dibeli. Meski begitu, menurut Ali, total pengadaan ranpur itu mencapai 105 AAV. "Akan hadir lagi 23 (ranpur) di akhir bulan November 2026," jelas Ali.

Dia melanjutkan, nantinya, seluruh AAV ditempatkan di Pasmar I, II, dan III untuk memperkuat pertahanan wilayah maritim Indonesia. Dengan adanya kendaraan itu, Ali berharap, Korps Marinir TNI AL dapat semakin maksimal dalam menjalankan misi perang dan kemanusiaan.

  ♞
 Republika   


Demikianlah Artikel KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales

Sekianlah artikel KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2026/09/ksal-sebut-pengadaan-aav7-m-35-gunakan.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KSAL Sebut Pengadaan AAV7 M-35 Gunakan Skema Foreign Military Sales"

Posting Komentar