Lindungi Diri dari Penyakit Kritis

Lindungi Diri dari Penyakit Kritis - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Lindungi Diri dari Penyakit Kritis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Lindungi Diri dari Penyakit Kritis
link : Lindungi Diri dari Penyakit Kritis

Baca juga


Lindungi Diri dari Penyakit Kritis



"Bu, kangen Mamak" kata anak lanang. "Besok nyekar ya" pinta dia. "Jangan sekarang ya mas, kita nggak boleh keluar-keluar rumah ini" himbauan pemerintah untuk #DirumahAja semaksimal mungkin saya terapkan, meski hanya untuk ke makam ibu mertua saya.

Tak terasa sudah lebih dari satu tahun Ibu mertua meninggalkan kami. Kanker paru-paru telah merenggut perempuan sederhana yang sangat menyayangi keluarganya ini. Bahkan terhadap menantunya a.k.a saya yang selalu dimanjakan dengan  masakan beliau. 

Hanya butuh waktu 4 bulan sejak mulai batuk hingga beliau dipanggil Tuhan. Terlalu cepat. Tapi mungkin itu yang terbaik, karena beliau tak perlu menahan sakit yang terlalu lama. 

Sobat Prima, penyakit kritis telah menjadi pembunuh nomer satu (sebelum ada Covid-19 ya). Yang termasuk penyakikt kritis antara lain stroke, diabetes, gagal ginjal, jantung koroner, dan kanker. Kanker merupakan salah satu  penyakit kritis yang bisa dikatakan memiliki harapan kecil bagi penderitanya untuk kembali pulih terutama jika sudah stadium lanjut.

Penyakit kritis membutuhkan waktu yang panjang untuk proses pengobatan, tahap penyembuhan dimulai dari pengobatan medis, perubahan gaya hidup dan pola makan.  Dan, pasti kalian tahu berapa biaya yang diperlukan untuk pengobatan penyakit dalam waktu yang panjang. 

Asuransi penyakit kritis sangat diperlukan, karena asuransi ini dapat menanggung resiko kerugian yang terjadi ketika menderita penyakit kritis. Yang menjadi cakupan perlindungan penyakit kritis  adalah jenis-jenis penyakit berat seperti stroke, kanker, gagal ginjal, penyakit jantung dan diabetes.

Ibu mertua memiliki asuransi, tapi bukan asuransi khusus untuk penyakit kritis sehingga ada beberapa pengobatan dan biaya lain-lain yang harus ditanggung. Hal ini membuat saya berpikir jika memiliki asuransi kesehatan dengan tambahan pertanggungan terhadap penyakit kritis memang diperlukan. Ini bukan berharap akan datangnya penyakit tetapi suatu bentuk ikhtiar. Bukankah menyiapkan payung sebelum hujan sangat penting, meski hujan tak jadi turun?

Sobat Prima, penyakit kritis jika tidak ditangani dengan cepat  bisa berujung pada kematian. Tetapi kebanyakan orang atau kita sendiri baru mengetahui tentang kondisi tubuh dan tahu adanya penyakit tersebut ketika tahapan sudah lanjut atau kritis. Seperti yang terjadi pada ibu mertua. Hasil diagnosa keluar setelah batuk selama 1,5 bulan dengan diagnosa kanker paru stadium 4. Sebuah vonis yang rasanya sudah tak  ada harapan. 

Pentingnya Memiliki Asuransi Penyakit Kritis


Mempersiapkan perlindungan kesehatan terhadap resiko penyakit kritis menjadi salah satu kebutuhan yang penting apalagi bagi kita yang masih berusia produktif. Meskipun kita sudah menerapkan gaya hidup sehat, tapi lingkungan dan faktor eskternal berpotensi menjadi pemicu penyakit dapat menyerang kapan saja.

Perlindungan terhadap penyakit kritis menjadi penting karena biaya pengobatan sangat mahal dan memiliki asuransi penyakit kritis dapat menjadi salah satu cara untuk memproteksi diri kita dari segi finansial.

BTW, penyakit kritis bisa dihindari gaes. Selagi masih sehat yuk mencegah penyakit kritis dengan menjalani gaya hidup sehat. Yuk lakukan lima gaya hidup sehat berikut :

1. Berolahraga secara teratur
2. Jalani pola makan sehat dan seimbang
3. Istirahat yang cukup
4. Jauhi kebiasaan tidak sehat seperti minum minuman alkohol, narkoba, nikotin
5. Hindari stress dan selalu berpikir positif

Temans, jika sudah menjalani pola hidup sehat, jangan lupa melindungi diri dari resiko kejatuhan finansial akibat terkena penyakit kritis dan pengobatan bisa maksimal dan bisa pulih seperti sediakala. Sebanyak 20% masyarakat kelas atas dan menengah jatuh miskin akibat terkena penyakit kritis. Itulah mengapa pentingnya memiliki asuransi yang menanggung resiko penyakit kritis.

FYI, ada 3 alasan kalian perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi penyakit kritis yaitu :

1. Biaya pengobatan penyakit kritis sangat mahal dan cenderung meningkat 15% per tahun.
2. Mencegah dari jeratan hutang karena biaya yang diperlukan sangat besar
3. Untuk mengganti biaya pengobatan yang hilang sehingga rencana keluarga yang sudah tersusun tetap bisa dikejar.

Eniwei, jika kalian sudah mempertimbangkan untuk membeli produk asuransi penyakit kritis. Pastikan produk asuransi yang kalian beli dari perusahaan asuransi yang reputasinya bagus, terpercaya dan memiliki track record yang bagus, sehingga kalian bisa mendapatkan kemudahan mulai dari proses pembelian hingga klaim. Untuk informasi tentang asuransi kalian bisa ceki-ceki di link berikut https://portal.axa.co.id/direct/product/detail/axa-hospital-plus-life

Yuk, jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia.


Demikianlah Artikel Lindungi Diri dari Penyakit Kritis

Sekianlah artikel Lindungi Diri dari Penyakit Kritis kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Lindungi Diri dari Penyakit Kritis dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2020/04/lindungi-diri-dari-penyakit-kritis.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lindungi Diri dari Penyakit Kritis"

Posting Komentar