Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?

Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia? - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?
link : Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?

Baca juga


Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?

Mirage 2000-5 Qatar. [Ist]

Beredar informasi, Dassault Aviation tidak menyetujui penjualan Mirage 2000-5 oleh Qatar kepada Indonesia.

Sebab, hal itu dikhawatirkan akan mengurangi jumlah pembelian Rafale oleh Jakarta.

Seperti diketahui, Indonesia masih berupaya untuk mengalokasikan anggaran pertahanannya untuk pembelian beragam sistem persenjataan, khususnya untuk Angkatan Udara dan Angkatan Laut.

Selain berencana membeli 42 unit Rafale di mana enam unit pertama telah dipesan, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia juga sedang mencari pendanaan/alokasi anggaran untuk mengakuisisi 36 F-15EX dari Amerika Serikat.

Berita rencana pembelian 12 Mirage 2000-5 dari Qatar mencuat tahun lalu, namun tidak ada konfirmasi dari Kementerian Pertahanan RI.

Airspace Review pada 16 November 2022 memberitakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia telah menyetujui pinjaman luar negeri sebesar 3,9 miliar dolar AS untuk tiga proposal terpisah yang telah diajukan guna mempertahankan kemampuan tempur TNI Angkatan Udara.

Mengutip informasi dari Janes, hal itu termasuk pengadaan selusin jet tempur bermesin tunggal Dassault Mirage 2000-5 bekas Angkatan Udara Qatar (QEAF) dan batch ke-2 antara 12 hingga 18 jet tempur multiperan bermesin ganda Dassault Rafale dari Prancis.

Seperti diketahui, Kementerian Pertahanan RI dengan Dassault Aviation dari Prancis pada Februari 2022 telah menandatangani pengadaan total 42 unit Rafale.

Kontrak untuk gelombang pertama sebanyak enam Rafale telah berstatus efektif pada bulan September 2022 setelah uang muka dibayarkan. Dana tersebut dari pemberi pinjaman asing.

Khusus mengenai armada Mirage 2000-5, jet bersayap delta ini mulai dipensiunkan oleh QEAF sejak November 2021.

Qatar memensiunkan Mirage 2000-5 setelah membeli 36 Rafale melalui kontrak di tahun 2015 dan 2017.

Informasi menyebut, Mirage 2000-5 yang akan diakusisi Jakarta terdiri dari sembilan varian kursi tunggal dan tiga varian kursi tandem. -Poetra-

 
Airspace Review  


Demikianlah Artikel Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?

Sekianlah artikel Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia? dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2023/01/dassault-tolak-penjualan-mirage-2000-5.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dassault Tolak Penjualan Mirage 2000-5 Qatar Ke Indonesia?"

Posting Komentar