Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air

Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air
link : Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air

Baca juga


Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air

 5 Poin Pernyataan soal penyanderaan Mehrtens https://akcdn.detik.net.id/visual/2023/02/14/philip-mark-mehrtens-yang-pilot-berkebangsaan-selandia-baru-1_169.png?w=650Selandia Baru ungkap kondisi pilot Susi Air, Philip Mehrtens (tengah) yang disandera OPM. (Arsip Istimewa) ⭕

Selandia Baru buka suara usai Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyandera pilot Susi Air dari negara itu, Philip Mehrtens, sejak 7 Februari di Papua.

Pada Selasa, OPM merilis foto dan video kondisi pilot Susi Air tersebut. Dalam rekaman itu, ia dikawal anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membawa panah dan senjata api.

Di salah satu video, Mehrtens juga menyampaikan pesan singkat bahwa dirinya ditangkap OPM.

"Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam," ujar Mehrtens.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru (MFAT) memberikan sederet komentar terkait penyanderaan Mehrtens kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/2).

  1. Ungkap kondisi Mehrtens 

Juru Bicara MFAT mengungkapkan kondisi Mehrtens saat disandera OPM.

"MFAT telah menerima laporan bahwa warga Selandia Baru dalam keadaan sehat," kata jubir itu.

  2. Jadi prioritas 

MFAT juga menggarisbawahi insiden ini dan menyebut Mehrtens menjadi prioritas pemerintah.

"Kesejahteraan warga Selandia Baru itu, yang menjadi inti dari situasi ini adalah prioritas utama kami," lanjut jubir tersebut.

  3. Bekerja sama dengan RI 

Mengawal kasus penyanderaan Mehrtens, pemerintah Selandia Baru dan Indonesia juga bekerja sama dan terus menjalani komunikasi untuk menjamin keamanan pilot itu.

"Kami bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk memastikan pembebasan warga Selandia Baru dengan aman," kata jubir lagi.

  4. Dukung keluarga 

Tak hanya itu, MFAT juga menegaskan dukungan mereka terhadap keluarga Mehrtens yang di Selandia Baru maupun di Indonesia.

"Kami juga mendukung keluarga warga Selandia Baru, baik di sini, di Aotearoa, maupun di Indonesia," ujar Jubir.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta juga menyatakan menyediakan dukungan konsuler untuk keluarga Mehrtens.

  5. Keluarga perlu privasi 

MFAT menyatakan bahwa keluarga Mehrtens memerlukan privasi saat menghadapi situasi yang sulit ini.

"Mereka meminta privasi pada saat yang sangat menantang ini," kata jubir MFAT lagi.

Tak hanya kementerian itu, Kedubes Selandia Baru di Jakarta juga menyatakan hal serupa.

Selain itu, Perdana Menteri Selandia Baru Chris Hipkins menegaskan pemerintah akan "meminimalkan" komentar publik terkait Philip, demikian dikutip Stuff. (isa/bac)

 ♖
CNN  


Demikianlah Artikel Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air

Sekianlah artikel Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2023/02/selandia-baru-ungkap-kondisi-terbaru.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selandia Baru Ungkap Kondisi Terbaru Pilot Susi Air"

Posting Komentar