Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, Artikel Berita Wawan cara, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza
link : Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

Baca juga


Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

BoP:ISF, Konga direncanakan akan ditempatkan di Rafah (BoP:ISF) 🛡

INDONESIA telah menerima tawaran Amerika Serikat untuk duduk di posisi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF). Informasi itu disampaikan Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers—yang ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump sebagai Komandan ISF—dalam rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Washington, D.C., Amerika Serikat.

Jeffers menerangkan, personel ISF bertugas memastikan stabilisasi di Gaza. Adapun pasukan tersebut rencananya akan ditempatkan di lima sektor berbeda di Jalur Gaza, yaitu Rafah, Khan Yunis, Deir el-Balah, Kota Gaza, hingga Gaza Utara. Masing-masing sektor, kata Jeffers, menerima satu brigade ISF.

Dalam jangka pendek, kami berencana untuk mengerahkan pasukan ke sektor Rafah terlebih dahulu, selain pelatihan polisi,” ucap Jeffers, dikutip dari siaran langsung Gedung Putih.

Sementara rencana jangka menengah adalah memperluas pengerahan pasukan sektor demi sektor, dengan target jangka panjang penempatan 12.000 polisi dan 20.000 tentara ISF.

Jeffers pun mengumumkan lima negara pertama telah berkomitmen mengirim personel tentara untuk bertugas di ISF. Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania. Sementara dua negara lain, Mesir dan Yordania, berkomitmen melatih polisi.

Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan ISF,” kata Jeffers. “Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu mewujudkan keamanan yang dibutuhkan Gaza untuk masa depan yang sejahtera dan perdamaian abadi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya mengapresiasi kehadiran para perwakilan negara yang hadir, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto. Trump berujar, negara-negara yang bergabung dalam Dewan Perdamaian tak hanya menyumbangkan uang. Tetapi juga bersedia mengirimkan personel untuk mempertahankan gencatan senjata dan memastikan perdamaian di Gaza, Palestina.

Trump kemudian menyebutkan Indonesia sebagai salah satu negara yang bakal mengirimkan pasukan ke Gaza. “Indonesia, terima kasih banyak, Indonesia. Ini negara yang hebat,” ucap Trump.

Adapun Indonesia tengah menyiapkan sekitar 8 ribu prajurit Tentara Nasional Indonesia atau TNI untuk diberangkatkan ke Jalur Gaza, Palestina, melalui ISF. ISF sendiri direncanakan beroperasi di bawah arahan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan telah disetujui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 pada 17 November 2025.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan rencana keterlibatan Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional itu sudah mendapat persetujuan dari otoritas Palestina. Juru bicara II Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan pihak Palestina telah mengetahui rencana tersebut dan menyetujuinya karena sejalan dengan misi kemanusiaan yang dibawa Indonesia.

lni dilakukan dengan konsen dari pihak Palestina. Sehingga hal ini menjadi suatu kesatuan keterlibatan Indonesia dalam ISF,” kata Nabyl dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Februari 2026.

Meski begitu, hingga kini pemerintah Indonesia belum mengumumkan jadwal keberangkatan maupun rincian teknis, termasuk mandat operasional, lama penugasan, titik penempatan, dan mekanisme pelaksanaan di lapangan.

Adapun keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian menuai kritik. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI, misalnya, menilai keanggotaan dalam badan internasional besutan AS ini mengkhianati semangat dan nilai-nilai rakyat Indonesia yang selama ini memihak Palestina.

YLBHI menyoroti rencana pengiriman ribuan tentara Indonesia untuk ‘membantu’ AS dan Israel dalam melakukan demiliterisasi kepada Hamas di Palestina. YLBHI menegaskan ini preseden buruk terhadap hak Palestina sebagai sebuah negara.

  🛡
Tempo  


Demikianlah Artikel Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

Sekianlah artikel Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2026/02/indonesia-jadi-wakil-komandan-pasukan.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza"

Posting Komentar