Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana

Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, Artikel Berita Wawan cara, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana
link : Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana

Baca juga


Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana

  Bertolak dari Jerman ke Tanah Air  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGLwLbBFy4C3drjWvQFJESzSLv0nKQB-VEPFDT8BhQJXYNXztp6_GFHmWgShonly-1SeloFgUPHjz-ivEdMwMSath8viQBzcxTmbZCBdeubL3kVqJ_xfxO61voq9oUB537CoVDRSqN5cmKo-AIZUcp3q4WopSs7v_pxtUpw13qCpi9afWpJbqQsDj_3Hv/s2048/936_CNP_63459026_n.jpg
KRI Canopus 936 mulai perjalanan perdana. (Bernd U)

Kapal Bantu Hidro-Oseanografi terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Canopus-936, memulai pelayaran perdananya dari Jerman menuju Indonesia, Sabtu (14/3/2026).

Pelayaran ini menjadi bagian dari proses pengiriman kapal setelah menyelesaikan pembangunan dan pengujian di galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman.

Pelayaran ini menjadi momentum penting dalam perjalanan kapal sebelum resmi memperkuat armada survei milik Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal).

Pelayaran perdana ini menjadi langkah awal bagi KRI Canopus-936 sebelum nantinya mulai menjalankan berbagai misi survei dan penelitian kelautan dalam mendukung kepentingan maritim nasional,” kata Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto, dalam siaran pers, Minggu (15/3/2026).

Selama pelayaran menuju Indonesia, kapal akan menempuh rute jarak jauh dengan beberapa kali singgah di pelabuhan internasional untuk kebutuhan logistik, koordinasi teknis, serta memastikan kesiapan operasional hingga tiba di Tanah Air.

Kehadiran KRI Canopus-936 diharapkan meningkatkan kapasitas survei hidro-oseanografi nasional.

Kapal ini dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan pengumpulan data kelautan, pemetaan dasar laut, serta penelitian hidro-oseanografi yang menjadi bagian penting dalam penyediaan informasi maritim yang akurat,” ujar dia.

Bagi Pushidrosal, pengoperasian kapal survei modern ini akan memperkuat pelaksanaan tugas sebagai lembaga hidro-oseanografi nasional.

Kapal tersebut juga mendukung penyediaan data dan peta laut untuk keselamatan navigasi pelayaran, operasi TNI Angkatan Laut, serta pengelolaan wilayah perairan Indonesia.

Selain itu, keberadaan KRI Canopus-936 juga menjadi bagian dari upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL di bidang survei dan pemetaan laut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggxf2LhuBD8z6zxc6fl9xwO8LPD1HRvKmNWGg6dJGKp1BO5QP65Y4Evvk1P4vOVnVvXSYUWW9nyZavc06-hB2tc6uXl7Ie9EWe7tCcGJ-yg7_SApT_sHIpWMeVK8kHQ4WLoKlGcUZPFjso2-UEn-3_j6wj_72MhqPpWKPVgPnyBv-24Y-c2eQAuUgP8WuI/s1280/KRI-Canopus-936-during-a-sea-trial.-Fassmer.jpg
KRI Canopus 936 hasil kolaborasi Indonesia Jerman. (Fasssmer)

Dengan dukungan teknologi survei yang lebih maju, diharapkan kegiatan pemetaan dan penelitian kelautan di wilayah perairan Indonesia dapat dilakukan secara lebih efektif dan akurat,” tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia dilaporkan membeli KRI Canopus-936 dari Jerman.

KRI Canopus-936 merupakan hasil pengadaan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk mendukung kebutuhan survei hidro-oseanografi, pemetaan dasar laut, serta pengumpulan dan pengelolaan data kelautan.

Menurut Duta Besar Republik Indonesia, Abdul Kadir Jailani, kemampuan tersebut dibutuhkan untuk menunjang kepentingan pertahanan, keamanan, dan kedaulatan maritim.

Indonesia membutuhkan sarana survei laut berdaya jelajah samudra yang mampu beroperasi secara mandiri, berkelanjutan, dan presisi tinggi. Karena itu, KRI Canopus-936 dirancang tidak hanya sebagai kapal survei ilmiah, tetapi juga sebagai platform pendukung operasi militer nontempur dan pengawasan maritim,” ujar Abdul Kadir Jailani dalam pernyataan tertulisnya.

Pembangunan KRI Canopus-936 dilaksanakan selama 36 bulan oleh galangan Palindo Marine, bekerja sama dengan galangan Abeking & Rasmussen dari Jerman sebagai mitra teknologi.

Kerja sama ini berada dalam kerangka kebijakan Imbal Dagang, Kandungan Lokal, dan Offset (IDKLO), yang selama ini diklaim mendorong peningkatan kapasitas industri nasional.

Melalui skema tersebut, pembangunan kapal ini tidak berhenti pada hasil fisik.

"Transfer teknologi dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia menjadi bagian dari proses yang diharapkan dapat memperkuat kemampuan galangan dalam negeri untuk membangun kapal berstandar ocean-going," ujar Dubes.

Sejauh mana dampak jangka panjangnya terhadap kemandirian industri pertahanan nasional, akan diuji oleh waktu.

   Kompas  


Demikianlah Artikel Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana

Sekianlah artikel Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2026/03/kapal-tni-al-kri-canopus-936-memulai.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapal TNI AL KRI Canopus-936 Memulai Pelayaran Perdana"

Posting Komentar