Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai

Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Kabar, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai
link : Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai

Baca juga


Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai


Beritaislamterbaru.org - Siswa kelas VIII SMP Swasta Salu Mandele bernama Gusti (14) harus dirawat di rumah sakit karena pingsan diduga akibat dibenturkan kepalanya ke tembok oleh Kepala Sekolah tersebut.

Dikutip dari kompas, dirinya harus dirawat selama 4 haru di RSUD Mamaaa, Sulawesi Barat.
Kepala Sekolah SMP swasta Salu Mandalle di Mamasa, Sulawesi Barat. Kepala Sekolahnya, Soleman, juga mendatangi rumah korban dan mengajak berdamai.

Aristarchus, salah satu keluarga korban, mengatakan saat mendatangi rumah korban untuk mengajak berdamai, Soleman mengakui secara jujur perbuatannya. Namun Aristarchus kecewa karena dalam siaran di televisi televisi, Soleman mengubah pernyataannya dan menyangkal perbuatannya yang semula sudah dia akui di depan keluarga korban.

"Saya tidak pernah sentuh, memang saya angkat leher bajunya dan mengancam menendang tapi itu tidak kena. Kemungkinan korban pingsan saat saya gertak di kelas,' kata Soleman.

"Dia waktu datang ke rumah mengakui semua perbuatannya seperti pengakuan korban, belakangan ternyata malah memojokkan korban dan membantah tidak melakukan kekerasan apa pun dan korban hanya jatuh pingsan sendiri," kata Aristarchus.

Sebwlumnya keluarga Aristarchus setuju untuk berdamai. Namun setelah melihat pernyataan Soleman di televisi, pihak keluarga korban pun kecewa dan menyatakan menolak ajakan pelaku untuk berdamai.

Meski telah mendapatkan penyatakan dokter yang menangani korban bahwa ada tanda-tanda kekerasan, polisi menilai bahwa belum cukup bukti untuk menetapkan Soleman sebagai tersangka kasus itu.

Kejadian itu berawal saat korban bersama puluhan temannya berisik di kelas gara-gara guru waktu itu tidak masuk. Soleman menegur para siswa. Tapi Soleman diduga kesal dan emosi lantaran sejumlah siswa di kelas malah berseru "uuu..."

Yess
[http://ift.tt/2mXzrhY]


Demikianlah Artikel Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai

Sekianlah artikel Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2017/07/habis-benturkan-kepala-siswa-ke-tembok.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Habis Benturkan Kepala Siswa ke Tembok, Kepsek Ajak Keluarga Siswa Berdamai"

Posting Komentar