Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%

Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98% - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, Artikel Berita Wawan cara, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%
link : Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%

Baca juga


Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%

  Telah diproduksi massal untuk TNI AD dan TNI AL Mortir (Metro TV)

PT Hariff Dipa Persada (Hariff Defense) resmi memproduksi Sistem Penembakan Mortir berbasis Komputer (Sisbak Mortir) dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 51,98 persen. Dengan sertifikasi TKDN melampaui ketentuan minimal, produk ini juga telah mengantongi hak merek dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham pada 2022.

Sisbak Mortir merupakan hasil riset dan pengembangan Hariff Defense bersama Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD sejak 2015. Setelah melewati uji coba panjang dan sertifikasi, sistem ini kini telah diproduksi massal serta digunakan di satuan Infanteri TNI AD dan Marinir TNI AL.

Sisbak Mortir adalah bukti komitmen kami menghadirkan solusi pertahanan unggul yang sepenuhnya dikembangkan SDM dan industri nasional,” kata Direktur Utama Hariff Defense Adi Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 September 2025.

Hariff Defense mendapat apresiasi dari Kementerian Perindustrian melalui Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2025, yang diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2025.

Penghargaan ini bentuk apresiasi pemerintah atas invensi teknologi yang dihasilkan perusahaan nasional. Harapannya inovasi seperti ini bisa memperkuat daya saing industri pertahanan lokal sekaligus mendukung visi Making Indonesia 4.0,” ujar Agus.

  Tingkatkan akurasi dan efisiensi 
Keunggulan utama Sisbak Mortir terletak pada kemampuan mempercepat dan meningkatkan akurasi tembakan. Sistem ini terdiri atas tiga unit, yaitu Jaupan (Peninjau Depan), Pusturbak (Pusat Pengatur Tembakan), dan Pucuk (Firing Center).

Didukung perangkat Infantry Targeting Device (ITD) buatan Hariff Defense yang dilengkapi Laser Range Finder (LRF) hingga 3 km, sistem mampu mengunci target dengan presisi tinggi. Data jarak dan koordinat langsung diproses komputer, menghasilkan kalkulasi tembakan yang jauh lebih efisien dibanding metode konvensional plotting board dan Morcos.

Penganugerahan Rintek 2025 kepada Hariff Defense menjadi momentum penting bagi ekosistem industri pertahanan nasional. Selain meningkatkan kemandirian, inovasi ini diharapkan mendorong perusahaan-perusahaan pertahanan lain untuk mengembangkan teknologi serupa.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi industri pertahanan nasional lainnya untuk senantiasa berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ujar Adi.

Dengan Sisbak Mortir, Indonesia menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya terjadi di sektor industri sipil, tetapi juga menyentuh ranah pertahanan. Ke depan, pencapaian ini diharapkan memperkuat kedaulatan teknologi pertahanan dalam negeri di tengah dinamika geopolitik kawasan.

  💥 
Metro TV  


Demikianlah Artikel Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%

Sekianlah artikel Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98% kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98% dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2025/09/industri-pertahanan-ri-bikin-produk.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Industri Pertahanan RI Bikin Produk dengan TKDN 51,98%"

Posting Komentar