Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis

Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel Kabar, Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis
link : Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis

Baca juga


Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis

Dipesan 6 Unit sampai 2021 https://akcdn.detik.net.id/visual/2018/11/12/4dd78244-f3be-456c-9983-65585ec0c650_169.jpeg?w=715&q=90Pesawat CN235 yang digunakan oleh Korea (CN235)

P
roduk pesawat terbang Indonesia makin diminati oleh banyak negara. Salah satunya adalah pesawat CN 235 yang menjadi andalan dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI). Ada dua tipe dari pesawat tersebut, yakni CN 235-220/MPA dan CN 235-220.

Hingga kini, pesawat tersebut sudah diekspor ke berbagai negara, diantaranya adalah Thailand untuk Royal Thai Police, Senegal dengan Senegal Air Force, Nepal dengan Nepal Army. Khusus untuk tipe CN 235-220, PTDI sudah membuat 68 unit dari total 285 unit yang ada di dunia.

Negara asing dengan pesanan paling banyak adalah Korea Selatan dengan 12 unit, disusul Turki dengan 9 unit, kemudian negara tetangga Malaysia juga tidak ketinggalan dengan membeli 8 unit. Uni Emirat Arab membeli 7 unit. Thailand sebanyak 3 unit, lalu ada Senegal dan Nepal masing-masing sebanyak 1 unit.

Adapun proses pembuatan produksi yang saat ini berjalan adalah 2 unit. Masing-masing 1 unit untuk Senegal Air Force serta TNI AL. Indonesia sejauh ini sudah menggunakan 31 unit pesawat ini.

Untuk kebutuhan dalam negeri, selain untuk militer, pesawat tipe ini juga diproyeksikan untuk kebutuhan sipil. Diperkirakan ada 177 rute domestik yang berpotensi bisa menggunakan pesawat ini, dengan mayoritas di kawasan Indonesia Timur, yakni sebanyak 132 unit.

Kementerian Pertahanan memang menginstruksikan PTDI mengubah fokus pesawat CN-235, agar tak hanya dikembangkan untuk keperluan militer. Pesawat jenis ini bisa dikembangkan untuk angkutan komersial.

"Harus dikembangkan. Ini (Pesawat CN-235) bisa digunakan untuk komersial. Arahnya ke sana. Misal untuk penerbangan jarak pendek. Di kawasan timur misalnya daerah wisata seperti Labuan Bajo," kata Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono dalam memberi arahan di Kemhan, Rabu (22/1/2020).

Direktur Utama Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro mengungkapkan harga CN235 yang dikirim ke Senegal dijual dengan harga US$ 25 juta atau Rp 380,5 miliar, dan yang dijual ke Nepal lebih mahal yakni sekitar US$ 30 juta sekitar Rp 400 miliar karena konfigurasi berbeda.

Berdasarkan data perakitan pesawat PT DI menunjukkan hal positif, untuk CN235 pada 2012 hanya 3 unit, lalu 2019 sebanyak 4 unit, dan 2021 ada 6 unit.

Sedangkan NC212 pada 2012 sebanyak 3 unit, pada 2019 sebanyak 6 unit, dan 2021 sebanyak 6 unit.

  CNBC  


Demikianlah Artikel Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis

Sekianlah artikel Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2020/02/pesawat-terbang-seharga-rp-400-m-makin.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pesawat Terbang Seharga Rp 400 M Makin Laris Manis"

Posting Komentar