Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum

Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum - Hallo sahabat Berita Wawancara, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel Berita Wawan cara, Artikel Fenomena, Artikel Indonesia, Artikel Islam, Artikel Islami, Artikel Kabar, Artikel Muslim, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum
link : Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum

Baca juga


Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum


Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum

Opini Bangsa - Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai, polisi terkesan ingin menempatkan penyidik senior pada KPK Novel Baswedan sebagai pelanggar hukum.

Fickar mengatakan kecenderungan itu tampak setelah Novel berbicara kepada Time mengenai dugaan adanya keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

"Respons kepolisian terhadap sinyalemen yang dikemukakan Novel Baswedan justru menimbulkan kesan polisi ingin menempatkan Novel sebagai pihak yang melanggar hukum," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (18/6).

Fickar menganggap kesan tersebut sangat ironis. Keterangan Novel kepada Time semestinya bisa menjadi masukan bagi polisi dalam upayanya menyelesaikan kasus teror terhadap sesama penegak hukum. "Ini situasi yang ironis karena seharusnya sinyalemen atau informasi ini dijadikan masukan bagi penyelesaian tindakan teror ini," ujar Fickar.

Pada Ahad, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tuduhan Novel dapat berimplikasi hukum pencemaran nama baik.

"Kalau misalnya Novel ngomong seperti itu, ya, silakan buktikan jenderalnya siapa namanya. Kemudian buktinya apa," kata Argo. [opinibangsa.id / rci]


[beritaislamterbaru.org]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]


Demikianlah Artikel Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum

Sekianlah artikel Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum dengan alamat link https://beritawawancara.blogspot.com/2017/06/pengamat-polisi-terkesan-ingin.html

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Pengamat: Polisi Terkesan Ingin Tempatkan Novel sebagai Pelanggar Hukum"

Posting Komentar